Berita Madrasah

Terbaik di Gorontalo, MAN IC Naik Peringkat di Top 1000 Sekolah
Terbaik di Gorontalo, MAN IC Naik Peringkat di Top 1000 Sekolah

GORONTALO (icg.sch.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo kembali mengharumkan nama madrasah dan daerah Gorontalo di dunia pendidikan tanah air. Prestasi ini wujud saat madrasah berasrama ini tercatat sebagai sekolah terbaik di Provinsi Gorontalo sekaligus satu-satunya sekolah yang mencantumkan nama Gorontalo berada di peringkat ke-25 dari 1000 sekolah top tahun 2021 versi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

LTMPT lembaga di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan 1.000 sekolah terbaik dalam acara “Launching Top 1000 Sekolah Tahun 2021 Berdasarkan Nilai UTBK”. Kegiatan diselenggarakan secara daring pada Jumat (01/10/2021) diikuti Kepala MAN IC Gorontalo yang bersama 14 kepala sekolah lainnya hadir sebagai undangan.

Ketua LTMPT Mohammad Nasih menjelaskan sekolah yang ikut serta dalam  Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 23.110 sekolah. Sementara yang memenuhi kriteriayang ditetapkan LTMPT hanya 4.432 sekolah. “Kami menilai dan mengevaluasi 4.432 sekolah. Seribu sekolah yang dilaunching ini adalah yang  masuk dalam kategori 25% tertinggi berdasarkan nilai rata-rata UTBK tahun 2021 dan 2020,” urai Nasih

Dalam top 1000 sekolah yang dirilis LTMPT, MAN IC Gorontalo berada di ranking 1 Provinsi, sementara di level nasional berada di rangking 25. Dengan nilai total UTBK 597,665 peringkat nasional MAN IC Gorontalo meningkat dari nomor 36 pada tahun sebelumnya. Khusus untuk jenis satuan pendidikan madrasah, MAN IC Gorontalo berada di ranking kedua nasional setelah MAN IC Serpong.

Kepala madrasah (Kamad) MAN IC Gorontalo, Jasmaniar bersyukur atas capaian madrasahnya meski masih masa pandemi. ”Alhamdulillah atas kerjasama para pemangku kepentingan madrasah, MAN IC Gorontalo tahun ini bisa memperbaiki peringkatnya secara signifikan meski dalam masa pandemi. Tahun lalu berada di nomor 36 saat ini naik 11 poin ke ranking 25. Madrasah ini juga bisa mengantarkan nama baik daerah Gorontalo tetap eksis dan diperhitungkan di dunia pendidikan nasional,” ungkap Jasmaniar.

Ibu Kamad ini berharap periode mendatang dapat lebih baik. ”Hasil tahun ini menjadi evaluasi bagi kami untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan apa yang sudah dicapai sejauh ini. Capaian ke depan harus lebih baik dari saat ini,” harapnya seraya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Agama, pemerintah provinsi dan kabupaten di daerah Gorontalo yang selama ini selalu mendukung kegiatan madrasah. (ATB)

MAN Insan Cendekia Gorontalo Melaksanakan Asesmen Nasional

Bone Bolango —icg.sch.id— Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo mengikuti Asesmen Nasional (AN) yang diselenggarakan selama dua hari yaitu tanggal 27—28 September 2021 bertempat di Cyber Library, Selasa (28/9).

 

Kegiatan Asesmen Nasional ini terdiri atas AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) Literasi-Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Kegiatan asesmen ini diikuti oleh 39 orang guru (termasuk kepala madrasah) untuk survei lingkungan belajar dan 39 peserta didik MAN Insan Cendekia Gorontalo untuk AKM literasi-numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.

 

Peserta didik MAN IC Gorontalo Mengikuti Kegiatan Asesmen Nasional, Selasa (28/9)

 

Para peserta didik mengikuti asesmen di hari pertama yang mencakup bidang literasi membaca dan survei karakter sedangkan hari kedua terdiri atas numerasi dan survei lingkungan belajar. Menurut Nasyilla, salah satu peserta AN, bentuk soal yang diujikan cukup menantang terutama pada bidang numerasi. “Soal numerasi membutuhkan analisis tinggi dan terbatas waktunya,” ujar siswi kelas XI IPA 1 ini.

 

Di sisi lain, guru juga mengikuti Survei Lingkungan Belajar yang dilaksanakan siang hari setelah sesi peserta didik berakhir. Menurut Satria, salah satu guru MAN IC Gorontalo, bentuk survei merupakan pertanyaan-pertanyaan yang menggali bagaimana cara guru mengajar, menyikapi permasalahan yang dialami peserta didik, hubungan guru dengan unsur pimpinan, serta bagaimana respon guru terhadap siswa berkebutuhan khusus. “Pertanyaan terkait siswa berkebutuhan khusus cukup membingungkan untuk dijawab karena di sekolah kami tidak ada siswa berkebutuhan khusus,” ujarnya.

 

Guru dan Kepala Madrasah Mengikuti Survei Lingkungan Belajar, Selasa (28/9)

Asesmen Nasional yang dilaksanakan serempak di berbagai wilayah Indonesia ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada sekolah dan guru terkait tumbuh kembang murid secara utuh sebagai upaya mendiagnosis masalah, perencanaan perbaikan pembelajaran, dan mendorong guru untuk lebih berfokus pada pengembangan daya nalar siswa pada saat pembelajaran.

 

Kepala Madrasah MAN Insan Cendekia Gorontalo, Dr. Jasmaniar, S.E. M. Ec. Dev memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan asesmen nasional ini. “Kami berharap hasil kegiatan ini dapat memberikan gambaran untuk peningkatan pembelajaran di MAN Insan Cendekia Gorontalo” tutur Jasmaniar.

Asesmen Nasional ini merupakan potret komprehensif yang berguna bagi Man Insan Cendekia Gorontalo untuk mengevaluasi diri dan merencanakan perbaikan mutu pendidikan ke depannya. (SA/KA)

Semua Bidang Juara 1 Tim KSM MAN IC Gorontalo Melaju ke Tingkat Provinsi
Semua Bidang Juara 1 Tim KSM MAN IC Gorontalo Melaju ke Tingkat Provinsi

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo menyabet juara pertama di semua bidang yang dilombakan pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2021. Hasil lomba untuk satuan pendidikan Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Atas (SMA) ini membawa MAN IC Gorontalo melaju ke tingkat Provinsi mewakili Kabupaten Bone Bolango.

 

Berdasarkan release dari situs resmi ksm.kemenag.go.id tentang Pengumuman Pemenang KSM Tingkat Kabupaten/Kota, MAN IC Gorontalo menempatkan 6 siswanya sebagai juara 1 pada masing-masing bidang. Enam bidang studi yang dilombakan yakni matematika, fisika, kimia, biologi, ekonomi, dan geografi yang kesemuanya terintegrasi dengan keislaman.

 

Kepala MAN IC Gorontalo, Jasmaniar mengatakan akan segera mempersiapkan tim untuk tahap berikutnya. “Alhamdulillah anak-anak sejauh ini bisa melewati satu tahapan KSM. Insya Allah kami segera mempersiapkan mereka untuk maju ke tahap berikutnya. Persiapan tim harus lebih dimantapkan mengingat madrasah dan sekolah lain juga tentu mempersiapkan diri lebih baik menghadapi kompetisi di tingkat provinsi,” urai Kepala Madrasah yang akrab disapa Bu Kamad ini.

 

Ditambahkan Jasmaniar pihaknya mendukung pelaksanaan KSM. “Kami sangat mendukung KSM ini. Kompetisi ini mengajak siswa berpikir lebih komprehensif. Bagaimana konsep sains diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman. Hal ini menjadi tantangan yang menarik bagi guru dan peserta didik dalam memadukan keduanya yang bagi sementara orang hal itu dianggap terpisah,” jelas Bu Kamad saat ditemui Humas di ruang kerjanya pada Sabtu (28/08/2021).

 

Di ajang KSM ini MAN IC Gorontalo, sebagaimana madrasah/sekolah lain, mengirimkan satu siswa terbaik tiap bidang lomba ke KSM tingkat Kabupaten/Kota. Selanjutnya juara 1, 2, dan 3 dari level ini berhak mengikuti KSM tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan pada 18 – 20 September 2021.

 

Berikut capaian siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo pada KSM Kabupaten Bone Bolango Tahun 2021.

No. Bidang Lomba Juara Nama Peserta
1. Matematika Terintegrasi 1 Muhammad Ariq Fakhri
2. Fisika Terintegrasi 1 Moh. Fairuz Alauddin Yahya
3. Kimia Terintegrasi 1 Muhammad Noor Qurais
4. Biologi Terintegrasi 1 Yasmin Ainurrahmah
5. Ekonomi Terintegrasi 1 Muh. Agung Hidayatullah Kadekoh
6. Geografi Terintegrasi 1 Izzah Laila Hanifah

(ATB)

MAN Insan Cendekia Gorontalo Raih Platinum Prize di Olimpiade Standar Internasional
MAN Insan Cendekia Gorontalo Raih Platinum Prize di Olimpiade Standar Internasional

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo kembali mengharumkan nama negara di tingkat internasional. Siswa madrasah ini berhasil meraih Platinum Prize yang merupakan penghargaan tertinggi pada ajang Olimpiade Standar Internasional ke-16 (The 16th International Standards Olympiad) di Korea. Hasil lomba diumumkan saat acara penutupan pada Kamis (26/08/2021) disiarkan dari Convention Hall Oak Valley Korea Selatan.

Tim bernama N. Everrest dari MAN IC Gorontalo terdiri atas siswa Fayza Amalia Putri Kusumawardani, Farrel Aryo Wahyudi, dan Zidny Ilma Hasan. Mereka menerima penghargaan yang diserahkan atas nama Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Boo-kyum secara virtual.

Diselenggarakan atas kerja sama Korean Agency for Technology and Standards (KATS) dan Korean Standards Assosiation (KSA) lomba dilaksanakan pada tanggal 24-26 Agustus 2021 secara virtual. Di penyisihan awal 128 tim dari 7 negara masuk di babak ini. Selanjutnya 20 tim dengan performa terbaik terpilih untuk tampil di babak akhir. Bersama 2 tim sekolah dari Surabaya, MAN IC Gorontalo masuk dalam kategori high school mewakili Indonesia.

Tim N. Everrest MAN IC Gorontalo dipercaya mewakili Indonesia setelah menjadi juara pertama pada ajang Kompetisi Standardisasi Nasional (KSN) yang diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional (BSN) pada awal Juni 2021 lalu.

Kepala MAN IC Gorontalo, Jasmaniar menyampaikan rasa syukur atas raihan prestasi ini. “Alhamdulillah satu prestasi lagi dipersembahkan madrasah dalam mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia. Ini menjadi pemicu untuk kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk peserta didik dan bagi bangsa ini. Merupakan kebanggaan yang patut disyukuri MAN IC Gorontalo bisa menjadi juara dengan membawa nama negara,” demikian ibu yang aktif mendampingi siswanya ini dalam mengikuti lomba.

Jasmaniar juga menyampaikan persiapan siswanya dalam menghadapi lomba. “Setelah jadi juara nasional di bulan Juni lalu tim ini langsung dipersiapkan untuk level internasional. Pemusatan latihan dan bimbingan diberikan kepada tim dengan narasumber baik dari lembaga BSN maupun internal madrasah. Bimbingan dan latihan diberikan baik secara daring maupun luring. Alhamdulillah dari semua upaya ini madrasah mampu meraih penghargaan tertinggi di ajang ini,” urai Jasmaniar bersemangat.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada tim kesiswaan, para pembina dan pendamping serta para orang tua siswa yang telah memberikan yang terbaik kepada tim N. Everrest MAN IC Gorontalo ini bisa tampil memuaskan di perhelatan internasional.

Olimpiade Standar Internasional merupakan ajang standardisasi dan kompetisi bagi siswa menengah atas di seluruh dunia untuk memperluas pengetahuan di bidang standardisasi dan menjadi harapan masa depan di bidang standardisasi. Tema yang diusung untuk kategori High School tahun ini adalah Menyusun Draft Standar Internasional untuk Road Vehicles – Test methods for autonomous driving. Selain Platinum Prize yang diraih MAN IC Gorontalo, Indonesia juga mendapat Silver Prize yang diraih oleh wakil dari Surabaya. (ATB)

Guru MAN IC Gorontalo Ikuti Seleksi Akademik PPG
Guru MAN IC Gorontalo Ikuti Seleksi Akademik PPG

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo termasuk madrasah yang terpilih dalam pelaksanaan seleksi akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan bagi Guru pada Madrasah Aliyah (MA) Unggulan.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Guru pada Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo Moh. Fardhie Umar saat membuka Seleksi Akademik PPG di ruang Cyber Library MAN IC Gorontalo, Rabu (04/08/2021).

“Dalam seleksi PPG ini seluruh guru diharapkan ikut. Namun karena keterbatasan kuota maka tidak semua bisa mengikutinya. Dari kebijakan Kementerian Agama ada pelaksanaan seleksi akademik PPG dalam jabatan bagi guru pada MA unggulan. Alhamdulillah MAN IC Gorontalo termasuk salah satu di antaranya,” demikian Fardhie Umar dalam sambutannya pembukaannya.

“Guru MAN IC yang belum bersertifikat saat ini diberi kesempatan mengikuti PPG. Manfaatkan dengan baik apa yang didapatkan sekarang ini. Masih banyak guru yang menunggu giliran untuk mengikuti seleksi. Saya berharap kesempatan yang diberikan pusat ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harap Fardhie.

Dalam pada itu Kasi Penmad pada Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bone Bolango, Kasmad Mile ikut mendoakan keberhasilan peserta. “Insya Allah hasil dari seleksi ini akan lebih memuaskan. Bersyukur ada 12 guru yang ikut pada tahun ini. Kita doakan semoga semuanya lulus dengan hasil yang memuaskan. Tidak hanya yang hari ini tapi ke depan insya Allah akan ada lagi yang akan menyusul keberhasilan mereka,” ujar Kasi yang turut memantau pelaksanaan seleksi PPG ini.

“Apa yang dilaksanakan hari ini menjadi pengalaman untuk mereka yang kemudian bisa disampaikan dan dikembangkan kepada guru lain yang belum ikut. Insya Allah yang lulus hari ini bisa memberikan nilai tambah bagi MAN IC sehingga madrasah ini tetap berada pada kualitas sebagaimana yang kita harapkan,” pungkas Kasmad Mile.

Kepala MAN IC Gorontalo, Jasmaniar menyampaikan bahwa seleksi diikuti 12 orang guru dari bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Akidah-Akhlak, Fikih, Sejarah Indonesia, dan Geografi. Seleksi berlangsung dalam satu sesi pukul 09.00 s.d 10.00 WITA. (ATB)

Buka Raker MAN IC Gorontalo Kakanwil Tekankan Inovasi Pembelajaran
Buka Raker MAN IC Gorontalo Kakanwil Tekankan Inovasi Pembelajaran

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo membuka kegiatan Rapat Kerja (Raker) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo pada Jumat (30/07/2021).

Selain para guru, karyawan, dan pengurus Komite Madrasah, kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut dihadiri pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango Arfan A Tilome.

Dalam sambutan pembukaannya, Kakanwil H. Syafrudin Baderung menekankan perlunya inovasi pembelajaran. ”Dengan tema percepatan digital learning saya tidak ragu lagi bahwa untuk ini MAN IC akan mampu melahirkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran di masa pandemi ini. Saya mengharapkan MAN IC menjadi motor penggerak bagi madrasah-madrasah di sekitarnya,” demikian Syafrudin

“Meraih prestasi dalam situasi seperti ini kadang kita mengalami kesulitan karena tidak membimbing langsung anak-anak. Disinilah saya berharap melalui rapat ini hal tersebut bisa dilahirkan. Sebenarnya masih ada ide-ide cemerlang yang masih tersembunyi di antara teman-teman guru yang hisa dijadikan inovasi. Mungkin dengan modul online, mungkin dengan zoom one by one, semua dapat dilakukan tergantung kemauan melakukannya,” urai Kakanwil.

Kakanwil Kemenag juga berharap sivitas MAN IC Gorontalo tetap kompak dan bersinergi dalam mendukung program madrasah. “Jangan kurangi semangat. Saya tahu dari dulu teman-teman Insan Cendekia punya komitmen tinggi dalam hal semangat belajar. Itu jangan dikurangi,” harapnya.

Sementara itu Kepala MAN IC Gorontalo, Jasmaniar dalam pengantarnya mengatakan kegiatan dilaksanakan sebagai evaluasi kegiatan dan untuk rencana strategis. ”Rapat kerja dilaksanakan mengingat kebutuhan madrasah untuk rencana strategis baik jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu juga untuk mengevaluasi kegiatan madrasah yang telah dilakukan selama setahun,” kata Jasmaniar

Menurut Jasmaniar kondisi pandemi masih terus berlangsung sehingga capaian madrasah juga mengalami hambatan. Dikatakannya kendala yang ditemukan pada masa ini menjadi bahan evaluasi untuk dicarikan jalan keluarnya.

Pada Raker yang kali ini dalam format Rapat Berkala mengangkat tema Percepatan Digital Learning dan Transformasi Layanan Publik. Disertakan juga acara pelantikan pengurus komite dan pelepasan secara resmi guru dan karyawan yang mutasi ke tempat tugas lain dan purna tugas. (ATB)

Kakanwil Kemenag Buka Matsama & Matrikulasi MAN IC Gorontalo
Kakanwil Kemenag Buka Matsama & Matrikulasi MAN IC Gorontalo

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo membuka kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) dan Matrikulasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo pada Senin (12/07/2021).

Kegiatan yang menjadi rangkaian penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2021/2022 ini diikuti para siswa baru, orangtua/wali siswa, beserta guru dan karyawan MAN IC Gorontalo. Plt. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Pendma) H. Burhan Dunggio turut hadir pada acara yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting tersebut.

Dalam sambutan pembukaannya, Kakanwil H. Syafrudin Baderung menyampaikan perlunya pembekalan awal sebelum pembelajaran rutin. ”Sebelum memasuki pembelajaran rutin madrasah melakukan pembekalan awal dalam bentuk matrikulasi dan matsama. Hal ini penting karena MAN IC Gorontalo memiliki kekhususan dalam pembelajaran. Seleksinya secara nasional dan ketat. Kalian putra-putri terbaik bangsa yang terpilih menjadi siswa di madrasah ini. Tetap jaga semangat jangan hanya di awal tapi terus sampai tujuan dan cita-cita tercapai,” demikian Kakanwil seraya memotivasi siswa peserta.

Sementara itu Kepala MAN IC Gorontalo, Jasmaniar dalam sambutannya meminta dukungan orangtua dalam kegiatan putra-putrinya. ”Matsama dan matrikulasi merupakan program madrasah untuk orientasi lingkungan pembelajaran di MAN IC Gorontalo. Kami meminta dukungan orangtua turut membantu dan memfasilitasi putra-putri kita. Menyiapkan peralatannya, memantau kegiatan dan kehadiran siswa di kelas online, dan berkoordinasi dengan para pengajarnya,” demikian Jasmaniar.

Sejumlah 120 siswa baru MAN IC Gorontalo mengikuti kegiatan Matsama yang dilaksanakan pada 12 s.d 15 Juli 2021, selanjutnya matrikulasi pada 16 s.d 24 Juli 2021.

Pada Matsama peserta diberi materi antara lain pengenalan lingkungan madrasah yang disampaikan unsur pimpinan madrasah sesuai bidangnya. Materi lainnya berupa Program Bimbingan Konseling, Program Bina Prestasi, Moderasi Beragama, Program Literasi, dan sesi sharing experiences bersama Alumni MAN IC Gorontalo.

Sementara di kegiatan matrikulasi peserta didik diberikan orientasi bidang studi untuk menyamakan persepsi awal pada materi-materi peminatan, bahasa, dan keagamaan. (ATB)

MAN IC Gorontalo Maju ke STQH Tingkat Nasional Wakili Provinsi
MAN IC Gorontalo Maju ke STQH Tingkat Nasional Wakili Provinsi

Tidak hanya di ranah akademik, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo juga berprestasi di bidang keagamaan. Muhammad Sabri Sofyan siswa yang baru lulus tahun ini bersama Muhammad Rafli yang lulus tahun lalu menjadi juara STQH tingkat Provinsi dan lolos ke tingkat nasional.

Muhammad Sabri juara 1 pada lomba hafalan 500 Hadis tanpa Sanad sedang Muhammad Rafli juara 1 lomba 100 Hadis dengan Sanad di Cabang Musabaqah Hadis Nabi pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2021.

Hal ini disampaikan saat pembacaan pengumuman di acara penutupan pada Jum’at (25/6/2021) malam di Gedung Madinah Asrama Haji Gorontalo. Kegiatan STQH secara resmi ditutup Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung setelah berlangsung sejak 22/06/2021.

Kepala MAN IC Gorontalo, Jasmaniar memberikan apresiasi atas capaian ini. “Alhamdulillah MAN IC Gorontalo kembali mencatat prestasi di tengah pandemi Covid-19. Pencapaian ini patut diapresiasi mengingat perolehannya saat madrasah tengah disibukkan menangani wabah covid. Semoga hasil ini juga membawa berkah bagi madrasah untuk bisa segera kembali ke keadaan normal sebagaimana sebelumnya yang tanpa wabah,” demikian ibu Kepala Madrasah saat dihubungi Humas pada Sabtu (26/06/2021).

Dalam pada itu Wakil Kepala Madrasah Bidang Keasramaan, Rahmasari menyampaikan persiapan tim menghadapi lomba ini. “Pembinaan menuju STQH tingkat provinsi intensif dilakukan 7 s.d 21 Juni 2021 secara internal oleh madrasah. Selain itu pembinaan juga dilaksanakan oleh panitia Kabupaten Bone Bolango yang dipusatkan di masjid Baitul Haq Bone Bolango. Alhamdulillah tim mampu menampilkan yang terbaik dan diantaranya ada yang lolos ke tingkat nasional,” urai Rahmasari.

Perolehan MAN IC Gorontalo dalam tim Kabupaten Bone Bolango di STQH Provinsi Gorontalo 2021:
1. Muhammad Sabri Sofyan, cabang 500 Hadits tanpa Sanad, juara 1
2. Nur Hikmah Nur, cabang 100 Hadits dengan Sanad
3. Aliyyah Melani Naue, cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah, juara 2
4. Atina Annisa Abida, cabang Hafalan 10 Juz.
5. Muhammad Rafli, cabang 100 Hadis dengan Sanad, juara 1
(ATB)