Kepala MAN ICG Pimpin Rapat Persiapan Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2024/2025
Bone Bolango-(icg.sch.id), MAN Insan Cendekia Gorontalo mengadakan rapat dewan guru dalam rangka persiapan Sumatif Akhir Semester (SAS) Ganjil di ruang guru yang dipimpin oleh Kepala Madrasah, Jasmaniar, S.E., M.Ec.Dev. Rapat ini membahas beberapa poin penting yang menjadi pedoman bagi para guru dalam penyelenggaraan SAS, dengan fokus pada efektivitas pelaksanaan, keamanan, dan kualitas penilaian.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah menekankan bahwa soal-soal SAS perlu disesuaikan dengan alokasi waktu agar siswa dapat fokus dan tidak kelelahan. Soal yang diberikan juga diharapkan relevan dengan tujuan pembelajaran (TP) yang telah ditetapkan, tanpa mengambil tingkat kesulitan yang terlalu tinggi seperti soal olimpiade atau standar universitas. Hal ini bertujuan agar penilaian tetap sesuai dengan kemampuan siswa secara umum.
Dalam hal pengawasan, kepala madrasah menegaskan bahwa para pengawas tidak diperkenankan membawa handphone selama pelaksanaan ujian. Handphone pengawas akan disimpan di ruang guru agar pengawasan berlangsung optimal dan menghindari potensi kecurangan, seperti siswa yang mencoba menyontek atau berkomunikasi satu sama lain. Selain itu, panitia ujian akan selalu siaga di lantai satu dan dua untuk membantu jika diperlukan.
Selain itu, madrasah akan mengadakan rapat khusus bersama tim PKMM untuk siswa yang belum mencapai hasil maksimal setelah menjalani remedial sebelumnya. Upaya ini bertujuan untuk memberikan perhatian khusus bagi siswa yang memerlukan bantuan tambahan dalam meningkatkan performa akademik mereka.
Bone Bolango-(icg.sch.id), MAN Insan Cendekia Gorontalo mengadakan rapat dewan guru dalam rangka persiapan Sumatif Akhir Semester (SAS) Ganjil di ruang guru yang dipimpin oleh Kepala Madrasah, Jasmaniar, S.E., M.Ec.Dev. Rapat ini membahas beberapa poin penting yang menjadi pedoman bagi para guru dalam penyelenggaraan SAS, dengan fokus pada efektivitas pelaksanaan, keamanan, dan kualitas penilaian.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah menekankan bahwa soal-soal SAS perlu disesuaikan dengan alokasi waktu agar siswa dapat fokus dan tidak kelelahan. Soal yang diberikan juga diharapkan relevan dengan tujuan pembelajaran (TP) yang telah ditetapkan, tanpa mengambil tingkat kesulitan yang terlalu tinggi seperti soal olimpiade atau standar universitas. Hal ini bertujuan agar penilaian tetap sesuai dengan kemampuan siswa secara umum.
Dalam hal pengawasan, kepala madrasah menegaskan bahwa para pengawas tidak diperkenankan membawa handphone selama pelaksanaan ujian. Handphone pengawas akan disimpan di ruang guru agar pengawasan berlangsung optimal dan menghindari potensi kecurangan, seperti siswa yang mencoba menyontek atau berkomunikasi satu sama lain. Selain itu, panitia ujian akan selalu siaga di lantai satu dan dua untuk membantu jika diperlukan.
Selain itu, madrasah akan mengadakan rapat khusus bersama tim PKMM untuk siswa yang belum mencapai hasil maksimal setelah menjalani remedial sebelumnya. Upaya ini bertujuan untuk memberikan perhatian khusus bagi siswa yang memerlukan bantuan tambahan dalam meningkatkan performa akademik mereka.




