Penguatan Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran Rumpun PAI dan Bahasa Arab MAN ICG 2023

Penguatan Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran Rumpun PAI dan Bahasa Arab MAN ICG 2023
Penguatan Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran Rumpun PAI dan Bahasa Arab MAN ICG 2023

TILONGKABILA-(icg.sch.id)- Kurikulum Merdeka adalah inisiatif pendidikan di Indonesia yang bertujuan untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada sekolah dalam merancang kurikulum sesuai dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa. Dalam konteks pembelajaran keagamaan, Kurikulum Merdeka dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi sekolah untuk mengembangkan program pembelajaran keagamaan yang sesuai dengan nilai-nilai, budaya, dan kebutuhan lokal masing-masing. Mengingat pentingnya pembelajaran keagamaan, MAN ICG memandang perlu ada kegiatan penguatan bagi guru rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Arab, Tahfiz, dan Qurdist.

Dengan mendatangkan narasumber di bidang pendidikan yang sudah berpengalaman dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional yaitu Dr. Hj. Siti Nur Hidayati, M.Pd., seluruh guru rumpun PAI MAN ICG mengikuti pelatihan Penguatan Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran yang dilaksanakan pada hari Sabtu, (10/12/2023).

Siti Hadju, selaku Plt MAN IC Gorontalo saat membuka kegiatan menyampaikan ucapan terimakasih kepada narasumber dan peserta yang hadir pada kesempatan ini. ”Saya menyampaikan permohonan maaf Kepala MAN ICG yang tidak bisa hadir karena sedang dinas luar daerah. Alhamdulillah panitia mendapat narsum yang tepat setelah sekian lama mencari. Oleh karena itu diharapkan para bapak ibu kiranya dapat mengikuti kegiatan dengan seksama,” kata Siti.

Dr. Hj. Siti Nur Hidayati, M.Pd selaku narasumber saat memberikan pelatihan di depan guru-guru rumpun PAI menekankan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik dan pembelajaran berdiferensiasi. ”Pembelajaran kurmer berpusat pada peserta didik. Guru harus bijak melihat keberagaman gaya belajar peserta didik oleh karena itu pembelajaran berdiferensiasi hendaknya dapat diterapkan,” tuturnya.

Siti Nur Hidayati juga menambahkan di hadapan peserta agar guru juga meningkatkan kemampuan Information Technlogy (IT) dan diterapkan dalam pembelajaran di kelas. ”Di jaman yang serba digital saat ini, guru harus melek IT misalnya pembelajaran berbasis AI dan cyber pedagogy. Ketika guru memanfaatkan teknologi ini sebagai inovasi  pembelajaran, peserta didik akan lebih cepat memahami materi pembelajaran dan suasana belajar akan lebih kondusif,” pungkasnya.

Rahmasari selaku ketua panitia saat dimintai tanggapan oleh awak humas mengucap syukur alhamdulilah karena kegiatan berjalan lancar dan peserta antusias mengikuti kegiatan tersebut. Rahmasari juga menambahkan bahwa kegiatan ini juga diikuti guru MA se-Bone Bolango seperti MA Wahdah Islamiyah, MA Hubulo, MA Muhammadiyah Kabila,  MA Sabrun Jamil, dan MA Nurul Bahri. (AGUNKA)

SHARE

TINGGALKAN KOMENTAR