MAN IC Gorontalo Peringati Isra Mi’raj, Teguhkan Keimanan dan Orientasi Hidup Bermakna
Bone Bolango (icg.sch.id) - Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Gorontalo memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H melalui kajian keagamaan bertema “Meneguhkan Keimanan, Menuntut Kehidupan”. Kegiatan berlangsung khidmat pada Jumat (16/1/2026) di Masjid Ulul Albab MAN IC Gorontalo dan diikuti oleh seluruh siswa serta dewan guru.
Kepala MAN IC Gorontalo, Jasmaniar, dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum refleksi spiritual bagi umat Islam. Menurutnya, Isra Mi’raj menjadi pengingat pentingnya memperkuat keimanan sekaligus menata kehidupan agar lebih bermakna dan bernilai ibadah.
“Isra Mi’raj adalah pelajaran hidup. Dari peristiwa ini kita diajak memperkuat keimanan, menata ibadah, dan menyeimbangkan antara prestasi akademik dengan akhlak mulia,” ungkapnya.
Narasumber utama, Ustadz Asrul Lasapa, menyampaikan tausiyah mendalam mengenai hikmah Isra Mi’raj. Ia menjelaskan bahwa kewajiban shalat lima waktu yang ditetapkan dalam peristiwa tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun keimanan dan karakter seorang muslim. Selain itu, umat Islam juga didorong untuk terus menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Keimanan yang kokoh lahir dari ketaatan kepada Allah, sementara kehidupan yang bermakna dicapai melalui ilmu, amal shaleh, dan akhlak yang mulia,” pesan Ustadz Asrul.

Suasana Masjid Ulul Albab terasa penuh kekhusyukan. Lantunan murottal Al-Qur’an dan doa bersama mengiringi jalannya kegiatan, sementara para siswa tampak antusias mengikuti kajian dan mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan.
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh warga MAN IC Gorontalo, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keimanan dan semangat menuntut ilmu semakin tertanam dalam diri siswa, sehingga mampu berprestasi sekaligus berakhlak mulia.




