Program Akademik
Sebagaimana aturan Implementasi Kurikulum Merdeka, pembelajaran di MAN Insan Cendekia Gorontalo dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan utama, yaitu pembelajaran intrakurikuler yang berorientasi pada Capaian Pembelajaran (CP) serta kokurikuler dalam bentuk projek untuk pencapaian Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin juga dapat dirancang secara terpadu/terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler atau ekstrakurikuler. Selain intrakurikuler dan kokurikuler, MAN Insan Cendekia Gorontalo juga menyusun kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama dan kemandirian murid secara optimal.
- Intrakurikuler
- Tujuan Pembelajaran Intrakurikuler
Kegiatan pembelajaran intrakurikuler untuk setiap mata pelajaran dirancang agar anak dapat mencapai kemampuan yang tertuang di dalam Capaian Pembelajaran (CP). KMA Nomor 450 Tahun 2024 memberikan kemandirian madrasah dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran serta meningkatkan kualitas dan daya saing madrasah sesuai dengan tuntutan kompetensi abad-21.
- Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran yang digunakan untuk implementasi kurikulum merdeka di MAN Insan Cendekia Gorontalo adalah sebagai berikut:
- Menggunakan berbagai metode pengajaran/pendekatan belajar sebagai wujud ‘Merdeka Belajar’.
- Menggunakan berbagai instrumen asesmen yang bermakna dalam menilai progress dan capaian murid.
- Melibatkan pendidik dalam proses desain asesmen dan moderasi hasil asesmen.
- Hasil Pembelajaran
Bukti pencapaian capaian pembelajaran berupa:
- portofolio/kumpulan hasil pekerjaan murid dari berbagai instrumen asesmen.
- Dilaporkan melalui laporan hasil belajar.
- Kokurikuler
Kegiatan kokurikuler dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu, gerakan 7 (tujuh) kebiasaan anak Indonesia hebat, dan/atau cara lainnya. 7 kebiasaan anak Indonesia hebat terdiri dari:
- Bangun pagiBangun Pagi mengajarkan nilai-nilai disiplin, keseimbangan, produktivitas, dan menghargai waktu yang berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik.
- BeribadahBeribadah bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga menyimpan makna spiritual dan moral yang membentuk kepribadian, pencarian makna hidup, serta membentuk hubungan yang harmonis seseorang dengan Tuhan, alam, dan sesama.
- BerolahragaBerolahraga lebih dari sekadar menjaga kesehatan fisik, tetapi mengandung makna mendalam yang berhubungan dengan disiplin, keseimbangan, ketahanan mental, dan bahkan kehidupan yang lebih terarah atau bermakna.
- Makan sehat dan bergiziMakan Sehat dan Bergizi berkaitan dengan prinsip dan nilai tentang pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh untuk mendukung kehidupan yang sehat, seimbang, dan bermakna.
- Gemar belajarGemar belajar mengajak seseorang untuk tumbuh dalam pemahaman, karakter, dan kearifan.
- BermasyarakatBermasyarakat didasarkan pada nilai-nilai dan prinsip yang mendorong individu untuk hidup bersama secara harmonis dan berkontribusi terhadap kesejahteraan kolektif.
- Tidur cepatTidur Cepat adalah aspek penting dari kehidupan yang berdampak pada kesehatan fisik, kesejahteraan mental, serta kehidupan spiritual dan sosial.
- Ekstrakurikuler
- Tujuan kegiatan
Ekstrakurikuler merupakan Kegiatan di luar jam belajar intrakurikuler, di bawah bimbingan dan pengawasan madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama dan kemandirian murid secara optimal dalam rangka mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional.
- Metode Pelaksanaan
Kegiatan ektrakurikuler pada MAN Insan Cendekia Gorontalo terdiri dari ekstrakurikuler wajib dan pilihan. Kegiatan wajib berupa ekstrakurikuler riset dan kegiatan pilihan berupa kegiatan yang dikembangkan dan diselenggarakan oleh madrasah sesuai bakat dan minat murid. Ekstrakurikuler riset dijadwalkan setiap hari jumat pada pukul 16.00 – 17.00 WITA, dan pada hari sabtu untuk ekstrakurikuler pilihan, mulai pukul 07.00 sampai dengan 10.30 WITA. Berikut ini jenis kegiatan ekstrakurikuler pilihan di MAN Insan Cendekia Gorontalo :
- Olimpiade Sains Nasional (OSN)
- Komptensi Sains Madrasah (KSM)
- ISO
- Pramuka
- Seni musik
- Jurnalistik
- MTQ/STQ
- Olah raga
Murid dapat memilih jenis ektrakurikuler pilihan sesuai yang diminatinya sejak permulaan tahun ajaran. Masing-masing kegiatan ekstrakurikuler diampu oleh Bapak/Ibu Guru serta narasumber yang kompeten dibidangnya.
- Hasil Kegiatan
Hasil dari kegiatan ekstrakurikuler dilaporkan melalui laporan hasil belajar murid setiap semester.
- Kegiatan Pembiasaan
MAN Insan Cendekia Gorontalo tergolong pada Madrasah berasrama. Pengelolaan madrasah berasrama didasarkan pada SK Dirjen Pendis Nomor 6987 Tahun 2019 untuk jenjang MTs dan SK Dirjen Pendis Nomor 6988 Tahun 2019 untuk jenjang MA. Madrasah berasrama adalah madrasah yang menyelenggarakan pendidikan/pembelajaran pada pagi, siang dan malam hari sehingga murid harus tinggal di asrama madrasah. Kegiatan pembelajaran di asrama madrasah menekankan pada pendalaman ilmu agama ( tafaqquh fiddin ), penguatan akhlakul karimah melalui pelaksanaan ritual ibadah dan pembentukan prilaku keseharian, serta aplikasi pengabdian melalui amaliyah dan muamalah. Dengan demikian, pendidikan pada madrasah berasrama merupakan program pendidikan yang komprehensif- holistik mencakup pendidikan keagamaan, pengembangan akademik, life skills (soft skills-hard skills), memupuk wawasan kebangsaan, keindonesiaan dan wawasan global, yang diselenggarakan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program pendidikan di madrasah.
Struktur kurikulum madrasah berasrama terdiri dari kurikulum yang diatur dalam KMA Nomor 450 Tahun 2024 dan muatan kurikulum madrasah berasrama sebagaimana tercantum pada pedoman pengelolaan pembelajaran madrasah berasrama yang ditetapkan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Kegiatan pembelajaran di madrasah berasrama dapat dilakukan pada pagi, sore dan malam hari di luar jam pembelajaran reguler. Waktu pembelajaran diperhitungkan sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan jadwal pembelajaran di madrasah. Apabila terdapat kesamaan materi dengan pembelajaran reguler, maka jam pembelajaran di asrama dapat dijadikan pengganti/substansi jam pembelajaran reguler.