MAN IC Gorontalo Gelar Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas, Perkuat Budaya Kerja MOHUYULA
MAN IC Gorontalo (icg.sch.id) _ MAN Insan Cendekia Gorontalo menggelar kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas yang dihadiri oleh seluruh civitas madrasah sebagai bentuk penguatan komitmen bersama menuju tata kelola madrasah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh warga madrasah mengenai visi dan misi madrasah, sekaligus memperkuat budaya kerja MOHUYULA yang menjadi identitas dan semangat kerja MAN IC Gorontalo. MOHUYULA diambil dari bahasa Gorontalo yang bermakna gotong royong, mencerminkan nilai kebersamaan, kolaborasi, dan saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.
Budaya kerja MOHUYULA juga memiliki makna filosofis yang diwujudkan dalam nilai-nilai: Mandiri, Optimis, Harmonis, Unggul, Yakin, Amanah, Ulet, Loyal, dan Akuntabel. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman perilaku seluruh warga madrasah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.

Penyampaian sosialisasi dilakukan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Trisnawati. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi upaya membangun budaya kerja yang kuat dan berkelanjutan.
“Zona Integritas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen madrasah. Semangat MOHUYULA menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan perubahan yang nyata,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing area pembangunan Zona Integritas turut menyampaikan informasi dan penguatan terkait ruang lingkup area kerja masing-masing. Area Manajemen Perubahan menyoroti pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja. Area Penataan Tata Laksana menekankan efektivitas sistem dan tata kelola administrasi, sementara Area Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia membahas pentingnya pengelolaan SDM yang profesional.
Selanjutnya, Area Penguatan Akuntabilitas menyampaikan pentingnya pertanggungjawaban kinerja yang terukur, Area Penguatan Pengawasan menekankan penguatan sistem pengendalian, serta Area Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik mengajak seluruh civitas untuk terus meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penguatan dari Kepala Madrasah, Jasmaniar, S.E., M.Ec.Dev. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan Zona Integritas sebagai budaya yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak dapat dicapai secara individual. Semangat MOHUYULA atau gotong royong harus menjadi energi bersama dalam membangun madrasah yang unggul dan berdampak,” ujarnya.




